WhatsApp Luncurkan Fitur Chat Antar Aplikasi Langkah Besar Menuju Komunikasi Global Tanpa Batas

HGN Media - WhatsApp resmi mengumumkan kehadiran fitur baru yang memungkinkan pengguna berkomunikasi langsung dengan aplikasi pesan lain, sebuah terobosan yang dianggap sebagai perubahan paling monumental sejak aplikasi itu berdiri pada tahun 2009. Dengan fitur ini, WhatsApp membuka pintu menuju era baru interoperabilitas pesan instan, di mana batas antara platform tidak lagi membatasi interaksi digital.
Fitur ini hadir sebagai respons atas regulasi Digital Markets Act (DMA) yang diberlakukan Uni Eropa, sebuah aturan yang mewajibkan platform teknologi besar membuka akses komunikasi dengan aplikasi pihak ketiga. Artinya, pengguna WhatsApp nantinya dapat mengirim pesan ke pengguna Signal, Telegram, Threema, atau aplikasi perpesanan lainnya tanpa perlu melakukan registrasi ulang atau menginstal aplikasi tambahan.
Meta menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam pengembangan fitur ini adalah keamanan. Interoperabilitas lintas aplikasi tetap menggunakan sistem end-to-end encryption (E2EE), yang selama ini menjadi fondasi keamanan WhatsApp. Meta menyatakan bahwa semua aplikasi pihak ketiga yang ingin berkomunikasi dengan WhatsApp harus mematuhi standar teknis, enkripsi, dan arsitektur keamanan yang telah ditetapkan demi memastikan pesan tetap terlindungi dari pihak tak berwenang.
Untuk menjaga kenyamanan dan privasi pengguna, WhatsApp menghadirkan ruang khusus bernama Third-Party Chats, sebuah halaman obrolan terpisah yang secara eksklusif digunakan untuk pesan dari aplikasi lain. Dengan pemisahan ini, pengguna dapat dengan jelas membedakan komunikasi internal WhatsApp dan pesan lintas platform, serta memiliki kontrol penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut.
Implementasi fitur ini tidak dilakukan secara instan Meta mengonfirmasi bahwa peluncuran bertahap akan dimulai pada awal 2026. Proses ini melibatkan pengujian kompatibilitas, peninjauan aplikasi pihak ketiga, serta verifikasi keamanan untuk memastikan setiap integrasi berjalan aman dan stabil. Pengembangan lanjutan akan terus dilakukan sejalan dengan evaluasi dari regulator Uni Eropa.
Pakar komunikasi digital menilai langkah WhatsApp ini sebagai tonggak penting dalam evolusi layanan pesan instan. Interoperabilitas dipandang sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan pada satu platform, meningkatkan kebebasan pengguna, dan memberikan pengalaman komunikasi yang lebih terbuka. Dengan semakin banyak aplikasi yang dapat saling berkomunikasi, industri perpesanan global diprediksi memasuki era baru yang lebih dinamis dan kompetitif.
Dengan peluncuran fitur ini, WhatsApp tidak hanya mematuhi regulasi pasar digital, tetapi juga menegaskan diri sebagai platform yang siap beradaptasi dengan masa depan. Ini adalah langkah besar menuju dunia komunikasi yang lebih inklusif, fleksibel, dan bebas batas sesuatu yang selama ini hanya menjadi konsep, kini akhirnya menjadi kenyataan.
Rahmat Eko Hidayat, S.Kom Dibaca 29 Kali
Kategori Blog
Total Kunjungan Kunjungan Sekarang Sedang Online Software Komersial File Publikasi Portfolio Klien |
